Asam asem
Jangan panik saat asam urat melonjak selama program remisi diabetes, temukan penjelasan dan solusi praktisnya dalam artikel ini!

Asam asem
Apa yang paling menyebalkan saat kita lagi menyelesaikan satu masalah? Bukan masalah tidak kunjung selesai. Kita pasti punya kesabaran untuk menghadapinya. Sulap aja butuh waktu. Masalah hidup apalagi.
Tapi gimana kalau masalahnya diabetes. Nah ini jelas ga sederhana dan butuh waktu untuk diselesaikan. Tapi selalu gitu kan. Diet sedikit yg naik asam urat. Banyakin protein asam urat. Mau makan sayur, eh katanya tinggi purin, bahaya asam urat. Hadeuh, terus kapan remisinya?
Apalagi kita ini banyak nggak tahunya. Otomatis jadi banyak paniknya. Terlebih pas lihat angka di glukometer. Sudah takut dan harap-harap cemas sebelum ngetes. Abis tes akhirnya mimpi buruk jadi kenyataan. Hidup memang sungguh teganya teganya.
Asam urat itu seringkali jadi momok mengerikan. Karena kalau sudah divonis asam urat semua serba nggak boleh. Ya diabetes juga. Cuma asam urat bikin semua makanan enak makin sedikit bolehnya.
Daging merah - ga boleh
Beberapa jenis ikan - ga boleh
Jeroan - ga boleh
Seafood - ga boleh
Kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, melinjjo - ga boleh
Sayur bayam, kembang kol, kacang panjang - ga boleh
“Terus saya makan apa donk?” Ucap guru saya yg baru aja dilarang makan ini itu oleh dokternya. Ya beliau memang asam uratnya tinggi. Bahkan kadang nggak bisa jalan saking sakitnya. Sudah nggak bisa jalan, nggak bisa makan pula. Kasian kasian.
Diabetesi juga sama, pas mulai program remisi, eh asam urat naik. Tapi member probetes nggak perlu panik. Karena semua ada penjelasannya.
Simpelnya gini. Saat program remisi, umumnya kita kan mengurangi konsumsi glukosa tuh. Otomatis tubuh kelabakan. Kadang sakau-sakau dikit—kita bahas di tulisan lainnya. Tapi efeknya tubuh beradaptasi untuk ambil energi dari sumber kedua, yaitu simpenan lemak.
Masalahnya kalau lemak, itu kalau udah dimetabolisme dia ngeluarin keton. Keton ini bisa jadi bahan bakar premium juga. Tapi keton ga bisa dipakai semua, jadi harus dibuang. Tidak lain tidak bukan dibuang via urin. Kalau via urin, dia harus lewat pintu tol dulu namanya ginjal.
Petugas ginjal tuh pinter, dia tahu mana yg harus diduluin. Asam urat udah di depan terpaksa mandek kalau ada keton. Karena keton klo kelamaan di darah, bisa naikin keasaman darah. Gula udah tinggi jangan diasemin lagi. Daripada keton bikin ulah, ya asam urat antri dulu.
Tapi asam urat juga suka ga sabaran, kelamaan di pembuluh darah, eh kadang suka salah nongkrong di deket2 persendian. Jadi aja bikin sakit itu. Padahal cara ngatasinya gampang. Bikin asam urat ga ada waktu buat nongkrong dengan naikin volume air di dalam darah secukupnya. Ekstra air bikin ginjal makin lancar buang keton sekaligus asam urat. Bikin kita sering ke kamar mandi juga hehe.
Selama yg naik cuma angka glukometer dan belum ada rasa sakit berarti di persendian, maka minum air putih sudah lebih dari cukup. Untuk menangani lonjakan sementara si asam urat.
Asam urat kadang emang asem. Tapi ga semua yang asem itu jelek. Apalagi sayur asem, saya suka banget.
Rahman Coach Gula Darah Dari Probetes
Mau lepas ketergantungan obat kimia dan mau segera remisi diabetes?
Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.
Artikel Terkait
EdukasiOpportunity Hard
Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?
EdukasiRanking Gula
Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!
EdukasiUsaha Tidur
Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!
EdukasiPotong Daging
Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!