PROBETESPROBETES
Edukasi

Potong Daging

Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Potong Daging

Hari tasyrik biasanya ada dua cerita. Kembali masuk kerja atau masih potong-potong daging. Kadang hewan kurban banyak banget jadi satu hari pun ga selesai. Yang jelas setelah sibuk potong-potong daging. Hari ini pasti sibuknya jadi masak-masak.

Bicara potong daging. Semua daging dan tulang boleh dipotong asal bukan kaki atau tangan sendiri. Sejak Probetes membuka ruang komunikasi lebih terbuka dengan member dan customer. Saya sudah mendengar banyak cerita tentang komplikasi ini itu. Salah satunya amputasi.

Amputasi adalah tindakan memotong salah satu bagian tubuh. Itu dilakukan karena jaringan otot, kulit, dan tulang di dalamnya sudah “rusak”. Kalau dibiarkan bisa membusuk dan menyebar lebih jauh. Daripada terjadi hal yg lebih buruk. Mending dipotong. Bagian yang perlu dipotong juga biasanya sudah tidak fungsional, “mati rasa”, dan luka terus menerus. Sehingga membiarkan tetap ‘menempel’ dan tersambung ke seluruh tubuh menjadi kontraproduktif.

Tidak ada dari kita yang ingin bagian tubuhnya dipotong. Walaupun cuma seujung kuku. John Wick* aja yang tokoh fiksi motong jari karena terpaksa, apalagi kita yang hidup di dunia nyata.

Akan tetapi, faktanya amputasi adalah salah satu risiko komplikasi diabetes. Kalau ayah bunda stroke atau serangan jantung ringan. Masih ada jalan untuk remisi. Seperti yang dibuktikan oleh Bu Tinik dan Pak Kahfi di grup konsultasi dua. Tapi begitu tungkai kaki dipotong. There’s no way back.

Setelah diamputasi, kondisi bisa membaik bisa juga memburuk. Tahun 2025 kemarin, saya dapat kabar kerabat dan teman. Orang tuanya amputasi, setelah itu ditakdirkan meninggal beberapa hari setelah tindakan.

Baru-baru ini, saya baru dapat cerita lagi dari salah satu member. Dulu diabetes, ikut komunitas, makannya sudah bagus. Merasa sehat. Makannya jelek lagi. Akhirnya suratan takdir, diabetesi lagi, tapi kali ini sampai harus amputasi.

Saya tidak ingin menakuti-nakuti. Tapi ini agar menjadi sebuah peringatan, bahwa diabetes itu tidak bisa dianggap angin lalu. Kita harus terus waspada. Gaya hidup harus jalan. Menjadi bagian dari komunitas bukan hanya datang, gd membaik, merasa sembuh, lalu pergi. Iya kalau disiplin gaya hidup sehat, kalau nggak?

Selain itu, cerita ini lagi-lagi memberikan peringatan keras buat kita diabetesi. Makan bagus untuk mengendalikan gula darah itu penting, tetapi nggak cukup. Regulasi gula darah melalui jumlah intake, jenis makan, jendela makan adalah regulasi eksternal saja.

Tapi ingat, gula darah diproses dalam tubuh. Liver sudah bagus atau masih fatty liver? Pankreas fungsinya sudah kembali atau masih hibernasi? Jumlah otot rangka sebagai spone gula apa sudah naik? Persentase lemak apakah sudah masuk ke level normal?

Kalau itu belum tercapai, remisi sebenarnya (prolonged remission) belum tercapai. Angka Hba1C itu adalah rapor penting dalam proses remisi. Tapi bukan angka final yang membuat kita bisa makan sembarangan lagi.

Tetaplah makan sehat, punya jendela makan, jaga tidur, dan exercise rutin walaupun Hba1c sudah dibawah 5.7. Agar Idul Adha tahun depan kita semua masih bisa berpartisipasi potong daging. Bukan potong jari di rumah sakit.

Rahman Coach Gula Darah Dari Probetes

Mau lepas ketergantungan obat kimia dan mau segera remisi diabetes?

Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.

Lihat Produk PROBETES

Artikel Terkait

Opportunity Hard Edukasi

Opportunity Hard

Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Ranking Gula Edukasi

Ranking Gula

Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Usaha Tidur Edukasi

Usaha Tidur

Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Makan Aman Edukasi

Makan Aman

Rayakan Idul Adha dengan aman! Fokus makan daging tanpa kecap/gula. Gunakan rempah alami dan cukupi hidrasi agar tetap sehat serta gula darah stabil.

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Baca Selengkapnya