Kaget Diabet
Kaget diabet bukan akhir, jadikan itu motivasi untuk mencapai remisi diabetes melalui pola hidup disiplin.

Siapa yang kaget kalau dapat surprise ulang tahun? Jarang ya. Umumnya orang kalau ulang tahu, sudah tahu dari h-1. Kesadaran ini biasanya datang bukan karena kita ngarep hadiah. Lebih karena menolak tua dan tidak ingin jumlah umur bertambah. Jadi di hari ulang tahun, kita sudah punya ekspektasi. Mungkin keluarga, pasangan, anak, sahabat, teman kerja ada yang mengucapkan selamat dan merayakan tipis-tipis.
Jarang saya melihat ada orang 50an tahun merayakan ulang tahun dirinya sendiri. Mengundang banyak orang, bikin acara makan-makan. Itu jarang. Walaupun nggak ada sebulan lalu saya lihat bapak-bapak berumur 5 dekade bikin acara perayaan ulang tahun dirinya. Sungguh aneh.
Tapi ada kaget yang tidak aneh. Yaitu kaget diabet. Ini adalah kondisi di mana orang baru tahu dirinya tervonis sakit diabet. Bisa karena cek mandiri karena badan ga enak. Atau karena ada cek massal di kantor, badan biasa-biasa aja tapi gula darah tinggi. Baik cek yang direncanakan atau tidak, hasilnya tetap sama, kaget diabet.
Kondisi kaget diabet ini umum terjadi karena kita sebagai masyarakat umum ya tidak pernah diwanti-wanti bahaya diabetes. Kita ga tahu prekondisi diabetes. Tahunya cuma gula tinggi lanjut komplikasi, risiko kematian meningkat.
Jadi kaget diabet ini bisa ditambah kalut. Takut cepet mati. Takut anak masih kecil. Takut cuci darah. Masih banyak ketakutan lainnya. Sialnya kita juga ga bisa nyalahin siapa-siapa. Kecuali pemerintah mungkin ya, hehe.
Karena nggak ada yang salah dengan kaget diabet. Asal mau bergerak menuju kesembuhan. Sembuh dari diabetes itu sebenarnya ga ada. Adanya remisi. Kenapa disebut remisi? Karena yang HbA1C nya bagus < 5.7 bisa aja balik naik lagi. Kalau gaya hidup, khususnya makan dan tidur, jelek lagi. Karena itu buat yg pernah kaget diabet, ingatlah kalau remisi itu sangat mungkin terjadi. Asal komplikasinya belum parah. Namanya kaget diabet, kemungkinan belum terjadi atau belum parah sampai komplikasi.
Di Probetes bapak ibu kan dikasih program, itu memang untuk bisa mencapai remisi. Akan tetapi perjalanan pasti panjang, waktu nggak sebentar. Jadi harus belajar menjalani dengan sabar, disiplin, dan konsisten. Nanti kalau sudah remisi, program juga jangan dilepas. Jadikan itu keseharian. Biar nggak kaget diabet lagi. Kaget diabet sekali aja seumur hidup, jangan remedial.
Rahman - Coach Gula Darah dari Probetes
Mau lepas ketergantungan obat kimia dan mau segera remisi diabetes?
Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.
Artikel Terkait
EdukasiOpportunity Hard
Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?
EdukasiRanking Gula
Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!
EdukasiUsaha Tidur
Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!
EdukasiPotong Daging
Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!