PROBETESPROBETES
Edukasi

Kriteria Remisi

Remisi diabetes bukan sekadar sembuh biasa! Kenali standar HbA1c dan raih kembali kesehatan metabolik Anda secara optimal bersama Probetes.

Foto Coach RahmanCoach Rahman 28 September 2026
Kriteria Remisi

Sudah setahun kurang sedikit saya muncul secara publik dan intens menemani diabetesi untuk bisa mencapai remisi. Sudah lima ribuan orang yang berkumpul di grup. Tersebar di sembilan grup konsultasi. Dari ide kecil membangun interaksi dengan customer, ternyata sudah berubah jadi komunitas remisi yang luar biasa.

Saya yakin bapak ibu semua yang melakukan order pembelian buku dan program remisi ini punya satu harapan. Kembali sehat. Benar begitu kan? Ingat ya kata kuncinya sehat. Bukan sembuh. Karena sehat dan sembuh itu walau mirip punya makna yang berbeda.

Menurut KBBI sembuh/sem·buh/ artinya menjadi sehat kembali (tentang orang sakit, dari sakit atau penyakit);

Sementara sehat/se·hat/ /séhat/ a 1 baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dari sakit); waras; berjalan dengan baik atau sebagaimana mestinya.

Bicara sembuh dari diabetes itu emang sebenarnya agak berbahaya dan ngeri-ngeri sedap. Pertama karena mayoritas di dunia kesehatan, banyak yang masih meyakini kalau penyakit metabolik itu tidak bisa sembuh dan harus bergantung sama obat. Mungkin bapak ibu kenal dengan nakes yang punya pandangan seperti itu.

Kedua, memang di dunia medis barat tidak ada jurnal yang menggunakan kata 'Cure' atau sembuh total untuk penyakit metabolik... Diksi yang sekarang disepakati secara global adalah Remission (Remisi).

Masalahnya di KBBI, remisi itu tidak ada hubungannya dengan kesehatan. Silahkan dicek.

remisi/re·mi·si/ /rémisi/ n Huk pengurangan hukuman yang diberikan kepada orang yang terhukum: narapidana itu mendapat -- karena membantu membongkar kejahatan narkotik

Jadi remisi diabetes itu apa donk? Diksi remisi diabetes itu memang barang baru. Lebih tepatnya baru muncul tahun 2021. Jadi masih gress banget, karena umurnya baru 5 tahun. ADA atau American Diabetes Association, mengajukan 2 hal.

The term used to describe a sustained metabolic improvement in T2D to nearly normal levels should be remission of diabetes. Remission should be defined as a return of HbA1c to <6.5% (<48 mmol/mol) that occurs spontaneously or following an intervention and that persists for at least 3 months in the absence of usual glucose-lowering pharmacotherapy.

Translate dulu ya

Istilah medis untuk menggambarkan kondisi di mana metabolisme tubuh penderita Diabetes Tipe 2 (T2D) membaik secara stabil hingga kembali hampir normal disebut sebagai remisi diabetes. Secara resmi, seseorang dikatakan telah mencapai remisi jika nilai HbA1c-nya turun dan bertahan di bawah 6,5% selama minimal 3 bulan berturut-turut, dan pencapaian ini terjadi TANPA bantuan obat penurun gula darah (obat kimia) sama sekali. Kondisi ini bisa dicapai baik secara alami maupun melalui intervensi (seperti perubahan gaya hidup sehat dan perbaikan pola makan) Tolong dilihat lagi di atas. Kalau di bahasa aslinya ('should be'), itu artinya pakar-pakar diabetes dunia bersepakat untuk menggunakan standar tersebut. Jadi, remisi itu bukan karangan bebas. Wah, itu di aturan dunia 6,5 udah dibilang remisi, Coach. Berarti target 5,7 yang selama ini dikejar nggak wajib dong? Gini. Angka 6,5 dari ADA itu ibarat standar kelulusan KKM minimal. Lulus sih, tapi mepet batas jurang (6,5 itu tepat di ambang batas vonis diabetes tipe 2). Nah, karena kita nggak mau main-main sama kesehatan, di Probetes kita pasang target standar emas yang jauh lebih tinggi dan aman. Berarti baru remisi setelah 5.7 itu mengada-ada donk? Bisa iya bisa nggak. Tergantung. Jadi di probetes, kita mengambil beberapa indikator

6.5 adalah gerbang remisi >> khususnya bagi yang pernah punya hasil tes Hba1c di atas itu. 5.7 adalah target angka remisi >> karena ga semua orang hba1c tinggi, ada yang cuma 5,9 atau 6.1 alias prediabetes. Resmi remisi diabetes adalah punya tes 5.7 tanpa konsumsi penurun gula darah (obat kimia) sama sekali.

Tapi ayah bunda perlu tahu, hasil tes itu bukan label. Itu hanya penanda kondisi gula darah hari rata-rata 3 bulan terakhir. Dia bukan vonis final. Baik hasil tesnya tinggi atau < 5,7.

Hasil Hba1c yang bagus di bawah 5.7 pada dasarnya adalah hasil dari keberhasilan regulasi gula darah di dalam tubuh. Sehingga gula darah terjaga tidak tinggi dan tidak rendah. Biar nggak repot ngatur gula darah secara eksternal terus menerus, baca: atur jendela makan dan asupan makan. Maka jangan lupa regulasi darah internal. Dengan cara recovery fungsi organ yang melakukan regulasi gula darah dalam tubuh secara mandiri. Jadi, jangan cuma fokus ke makanan. Perhatikan juga pembangunan ulang massa otot, pembuangan massa lemak berlebih, serta perbaikan kesehatan pankreas dan liver.

Itulah kunci remisi jangka panjang. Jangka pendek dijaga, yang jangka panjang dibangun kembali. Sehingga remisi bukan cerita sesaat. Tapi takdir berkelanjutan hingga ujung usia.

Rahman Coach Gula Darah Dari Probetes

Dukung Kesehatan Anda dengan Produk PROBETES

Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.

Lihat Produk PROBETES

Artikel Terkait

Opportunity Hard Edukasi

Opportunity Hard

Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya→
Ranking Gula Edukasi

Ranking Gula

Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya→
Usaha Tidur Edukasi

Usaha Tidur

Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya→
Potong Daging Edukasi

Potong Daging

Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Baca Selengkapnya→