PROBETESPROBETES
Edukasi

Love Hate Pankreas

Cinta tapi menyakiti? Seperti keluarga, pankreas sering kita "kerja rodikan" sampai akhirnya menyerah. Kenapa dia rusak? Temukan jawabannya di sini!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Love Hate Pankreas

Love Hate Pankreas

Katanya, seseorang yang paling mungkin menyakiti diri kita adalah orang terdekat. Karena nggak mungkin kan, orang di papua nugini merendahkan atau menyakiti kita. Lah nggak kenal, jauh, dan mungkin nggak ada cara berkomunikasi.

Sementara orang terdekat, most likely pasangan, orang tua, kerabat, teman kerja, teman nongkrong itu peluangnya besar untuk menyakiti. Baik fisik atau non fisik. Makanya ada istilah KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) tapi nggak ada KDT (kekerasan dengan tetangga). Orang terdekat selalu punya kans paling besar untuk menyakiti.

Tapi di saat yang sama, we celebrate our family. Setahun sekali atau dua kali hampir pasti ada kumpul-kumpul keluarga. Idul fitri, Imlek, Thanksgiving adalah selebrasi yang diadakan bersama keluarga. Mengambil istilah tontonan jadul, harta yang paling indah adalah keluarga, katanya begitu. Tentu saya yakin kebanyakan anda mengamininya.

Pankreas juga sama. Dia itu anggota penting pada keluarga organ tubuh kita. Semua keluarga ada ibu. Semua tubuh ada pankreas. Kalau ada rasanya (mungkin) kadang bikin sebel. Tapi kalau ga ada dicariin. Kalau istri saya udah marah-marah di rumah, semua anak-anak mode silent. Tapi begitu emaknya pergi bentar, dicariin.

Pankreas salah satu fungsinya ngeluarin insulin. Insulin naik kalau kita makan karbohidrat. Hari-hari kita selalu makan tinggi karbohidrat atau glukosa. Mulai dari nasi, jajanan pasar, bumbu kecap dan gula merah di masakan, snack kemasan, dan kuliner kaki lima.

Kita semua cinta pankreas. Karena semua bencana dari makanan enak di lidah itu bisa di-manage oleh pankreas. Gula darah naik di jam 7 pagi, pankreas langsung keluarin insulin. Bawa glukosa ke sel-sel. Jam 10 makan lagi, naik lagi. Jam 12 makan lagi, jam 4 snack lagi, jam 8 malam makan lagi. Pankreas tidak henti bekerja insulin mengalir tiada henti.

Kita yang hanya menyadari dunia luar, happy-happy aja. Bisa makan enak, bisa makan terus. No Issue. Tapi yang di dalam, itu cerita lain.

Pankreas mungkin sebel. duh gw ga dapet istirahat, kerja mulu nih… (overproduksi) Pembuluh darah ya pasti sebel. ini gerombolan insulin keliaran mulu, bikin otot gw kaku dan tegang… (hyperinsulinemia dan hipertensi)" Liver super sebel, ini gw harusnya buang lemak, malah harus bikin lemak, lama-lama jadi rumah lemak ini… (fatty liver) Organ pencernaan tertekan, hadeuh ini space di perut makin sempit aja, si insulin naruh lemak mulu di perut… (visceral fat) Akhirnya si jantung ikutan sebel, hei itu arteri gw kenapa jadi ditempelin lemak lu pada, capek ini pompanya! (plak aterosklerosis)

Gara-gara siapa ini? Wah emang ini si pankreas rusuh banget. “Slow down bro, slow!”

Pankreas bilang, mana bisa santai-santai ini sel-sel pada ngeyel ga nerima glukosa, padahal gw udah bikinin 10 insulin per sel (resistensi insulin)

10 tahun berlalu, akhirnya pankreas kasih ma’lumat kepada seluruh organ.

“Gaes, gw udah ga mampu lagi ini, mohon maaf lahir batin. Udah nggak bakal bikin tumpukan lemak gw, janji. Tapi lu pada handle glukosa masing-masing ya!”.

Kita cinta pankreas, tapi organ-organ sebel. Begitu pankreas hibernasi. Organ-organ tambah panik. Ini sih lebih toxic. Glukosa tinggi mana tahan.

Badan makin ga enak. Kita ke dokter, lalu kaget diabet. Pankreas yang kucintai, kenapa kamu rusak?!

Kita cinta pankreas, tapi pankreas sebel, tiap hari dipaksa kerja rodi. Akhirnya dia tutup produksi. Rasanya seperti ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

Rahman - Coach gula darah Dari Probetes

Mau lepas ketergantungan obat kimia dan mau segera remisi diabetes?

Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.

Lihat Produk PROBETES

Artikel Terkait

Opportunity Hard Edukasi

Opportunity Hard

Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Ranking Gula Edukasi

Ranking Gula

Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Usaha Tidur Edukasi

Usaha Tidur

Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Potong Daging Edukasi

Potong Daging

Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Baca Selengkapnya