Respon Mantan
Ternyata sulit memahami respon tubuh sama seperti memahami kode mantan. Butuh data dan ilmu agar tidak salah langkah dalam proses remisi.

Kemarin saya nggak nulis. Bukan karena nggak mau, tapi karena capek banget. Kalau dilihat dari fenomenanya aja sebenarnya aneh banget. Semalam sebelumnya, saya udah stop makan dari jam 18.40. Makanannya telur 4 butir masih ditambah pepes ikan. Tapi lagi hectic banget jadi nggak sempet masak sayur. Jam 8 mandi air hangat, jam 9 udah matikan lampu dan siap terlelap.
Anehnya tetep nggak gampang tidur. Sore emang lari di treadmill 5km full zona 2 heart rate. Gulang guling kayak nggak jelas. Walau akhirnya tertidur. Baru tahu paginya ketiduran baru jam 10 (tercatat pake jam garmin). Bangun jam 4 lewat sedikit. Harusnya tercatat tidur 6 jam 10-20 menit lah. Tapi nggak, kecatetnya cuma 5 jam 10 menit. Selisihnya dianggap “awake” alias kebangun.
Kalau diiget-inget aku nggak ngerasa bangun, tapi data di aplikasi yg di-supply oleh jam, bilang aku terbangun.
Aslinya ini sudah terjadi setahun terakhir sejak pake garmin. Sering merasa udah tidur bagus, tapi besoknya badan kayak capek banget dan males mikir. Mengerjakan banyak hal bisa. Tapi ya nggak optimal aja. Setelah saya pendalaman dan ulik sana-sini. Akhirnya ketahuan lah biang keroknya. Yaitu overtraining.
Ya ternyata badan saya belum kuat (lagi) menjalani heavy metal exercise. Sabtu gym full body, ahad street run 6km, senin gym full body, selasan treadmill 5km. 3 malam tidur bagus, malam keempat, kualitas tidur drop. Efeknya kemarin nggak optimal aja gitu hidup, hehe.
Seperti ayah bunda, saya juga sama. Masih harus banyak belajar. Respon tubuh kita itu selalu jujur. Cuma kadang kita nggak tahu. Ini artinya apa. Kenapa ya aku kliyengan, kenapa aku kok pusing. Kalau di grup remisi, alhamdulillah kita bisa saling sharing. Karena memahami tubuh itu nggak gampang. Pengalaman yang sama di orang lain, di kita belum tentu sama persis.
Tapi setidaknya itu lebih baik daripada gelap sama sekali, ya kan? Kalau nggak bisa jalan di tempat terang. Remang-remang pun lebih baik daripada ga bisa lewat. Karena itu kita harus belajar bareng. Memahami respon tubuh kita masing-masing.
Semakin lengkap datanya semakin bagus. Karena itulah saya sangat menyarankan untuk menggunakan smartwatch dan punya timbangan komposisi tubuh. Itu sangat membantu memberi kita data yg nggak cukup hanya dari perasaan dan dugaan. Sehingga kita bisa mengambil keputusan lebih baik.
Respon tubuh itu selalu ada. Kadang terlihat jelas. Kadang juga perlu interpretasi. Yang sulit biasanya respon mantan. Kode apa yang dia kasih?
Rahman - Coach Gula Darah dari Probetes
Mau lepas ketergantungan obat kimia dan mau segera remisi diabetes?
Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.
Artikel Terkait
EdukasiOpportunity Hard
Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?
EdukasiRanking Gula
Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!
EdukasiUsaha Tidur
Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!
EdukasiPotong Daging
Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!