PROBETESPROBETES
Edukasi

Telur Kambing

Kolesterol naik saat diet? Jangan asal salahkan telur! Temukan fakta sebenarnya di balik mitos "telur kambing hitam" dalam artikel ini.

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Telur Kambing

Pada proses remisi, kita pasti akan mulai kehilangan excess lemak. Ini pasti terjadi karena kita mulai menjalani hidup sehat. Makan real food dan menambah intensitas fisik. Tubuh yang tidak lagi makan makanan tinggi gula, tinggi kalori akan mulai membongkar simpanan lemak di tubuh. Khususnya lemak viseral (bawah perut) dan lemak subkutan (bawah kulit seluruh tubuh).

Saat lemak dibongkar, lemak (Trigliserida) ini mengalir dari tempat asalnya ke tempat pembongkaran yaitu liver. Selanjutnya liver mengeluarkan zat lemak bernama VLDL untuk jadi kendaraan logistik. Si VLDL ini pergi ambil antar Trigliserida ke sel. Kalau Glukosa dianter insulin. Klo lemak Trigliserida oleh VLDL.

Masalahnya setiap trigliserida diserap sel otot, V-nya hilang, tersisa LDL di pembuluh darah. Please jangan tanya kenapa V-nya hilang. Panjang bener jelasinnya.

Jadi ini mirip seperti kasus asam urat naik, LDL yg sering disebut kolesterol jahat ini jumlahnya meningkat di pembuluh darah. LDL ini sebenarnya ga bahaya, dia cuma mudah teroksidasi. Kalau ketemu glukosa di dalam darah. Semakin tinggi glukosa semakin tinggi potensi oksidasi dan penumpukan plak. Glukosa tinggi juga berisiko menghasilkan luka di persimpangan pembuluh darah. Lagi-lagi efeknya terjadi penumpukan LDL di area yg terluka tersebut.

Sialnya luka di pembuluh darah ga bisa kita tahu. Rasanya pun ga sakit. Beda dengan luka di kulit yg rasanya perih akibat sembarangan cium aspal di jalan (misalnya).

Proses panjang itu kita ga paham. Tapi yang jelas kalau cek glukometer total kolesterol naik. Lalu kita mencoba merelasikan, hmm kolesterol naik. Gara-gara apa nih? Wah saya tahu, kuning telur! Kemarin makan 2 butir, tadi siang juga 2 butir. Wah pantes kolesterol naik. Makes sense, ya kan?!

Tentu semua orang merasakan hal yg sama. Defisit kalori, bongkar lemak, kolesterol naik. Kebetulan juga telur adalah salah satu protein dengan harga paling merakyat. Maka semua orang punya pengalaman yg sama, kolesterol naik. Lalu jadilah konsensus umum makan telur = kolesterol naik. Jadilah telur kambing, eh telur jadi kambing hitam.

Siapa yang seneng dengan kondisi ini? Industri makanan. Seakan-akan proses diet kita gagal. Udahlah makan mie aja seperti biasa. Diet bener hasilnya ga bener, apa bedanya?

Emang kasian si telur, ga ada yang belain. Asosiasi peternak juga ga punya anggaran untuk kampanye telur itu sehat. Mereka pasti lebih sibuk memastikan harga telur nutup harga produksi.

Profil kolesterol seseorang itu dipengaruhi banyak hal. Mulai dari makan apa, jumlah dan timing makan kapan, intensitas geraknya bagaimana, kecukupan tidurnya seperti apa. Mengambinghitamkan telur tentu nggak fair. Apalagi sebenarnya telur itu sumber protein tinggi yang enak dan murah.

Apalagi sebenarnya kolesterol tubuh itu 80% diproduksi dari liver, bukan dari asupan makanan. Kalaupun ada makanan yg jelas-jelas bikin profil lipid/kolesterol rusak. Ya itu jelas tepung digoreng dan makanan tinggi gula. Tapi kenapa kalau kita kolesterol naik, nggak nyalahin bakwan, mendoan, donut, fried chicken? Ya karena industri makanan nggak mau anda tahu hal itu.

Padahal dari makanan begitu-begitu terjadi resistensi insulin, yg akhirnya bikin profil lipid (yang diproduksi liver) jadi ga seimbang. Jadilah hormon imbalance. Metabolisme kacau. Dikonsumsi bertahun-tahun, pankreas rusak, jadilah diabetes.

Salah siapa? Yang jelas Bukan salah telur kambing. Karena kambing beranak bukan bertelur.

Rahman Coach Gula Darah dari Probetes

Mau lepas ketergantungan obat kimia dan mau segera remisi diabetes?

Produk diformulasikan khusus untuk mendukung pola hidup sehat dan menstabilkan gula darah.

Lihat Produk PROBETES

Artikel Terkait

Opportunity Hard Edukasi

Opportunity Hard

Hidup adalah pilihan. Memilih remisi berarti siap mengambil jalan sulit demi kesehatan masa depan. Apa pilihan Anda hari ini?

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Ranking Gula Edukasi

Ranking Gula

Gula darah tinggi bukan sekadar angka, tapi efek domino metabolisme. Ingin tahu cara menurunkannya? Yuk, pelajari strategi remisi di sini!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Usaha Tidur Edukasi

Usaha Tidur

Tidur adalah kunci metabolisme & remisi diabetes. Tanpa tidur optimal, progress kesehatan bisa terhambat. Yuk, cek kualitas tidur Anda!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 2 September 2026
Baca Selengkapnya
Potong Daging Edukasi

Potong Daging

Diabetes bisa berisiko amputasi. Jangan lengah meski sudah merasa sehat; terus disiplin gaya hidup sehat agar tetap bisa beraktivitas dengan utuh!

Foto Coach RahmanCoach Rahman 27 Agustus 2026
Baca Selengkapnya